
- Serbuk gaharu digunakan sebagai dupa (hio) untuk ritual keagamaan, seperti Hindu, Budha, Kong Hu Cu, Tao, Shinto, Islam, dan Katolik.
- Perayaan Keagamaan - Kebanyakan di Negara Islam dan Arab.
- Wangi Parfum - Wanginya Tahan Lama Banyak Diminati di Negara Eropa Seperti Daerah Yves Saint Laurent, Zeenat dan Amourage.
- Sebagai Bahan dasar Kosmetik kecantikan, Sabun, Shampo, dll.
- Aroma Terapi - Menyegarkan Tubuh, Perayaan dan Undangan.
- Kayu gaharu disebut sebagai kayu para dewa karena aromanya dipercaya bisa mentahirkan peralatan keagamaan. Bahkan, jikalau gaharu dibakar, maka roh-roh jahat akan hengkang dalam sekejab. Hanya roh-roh suci, bahkan orang kudus akan datang menghirup aroma surgawi itu. Mungkin hanya aroma gaharu yang layak mengitari tingkap-tingkap surga.
- Selain untuk ritual keagamaan, parfum, kosmetik, dan obat-obatan, gaharu sering dikaitkan dengan mistis-magis, entah faedahnya maupun perburuannya di hutan.
Hingga kini, pengambilan gaharu di Hutan belantara masih dilakukan secara tradisional, bahkan dibarengi ritual magis. Pencarian gaharu di lokasi sulit harus menggunakan pesawat terbang atau helikopter. Hilangnya beberapa pesawat terbang dan helikopter pencari gaharu di hutan Kalimantan memperkuat kesan mistiknya.



0 komentar:
Posting Komentar